Posts

Showing posts from May, 2018

Usai

Cerita kita telah usai Tiada lagi canda yang harus didasarkan karena kasih Tiada lagi jumpa untuk menenggelamkan rindu Dan Tiada lagi kata manis untuk menerbangkan salah satu nya. Kita telah usai Tidak perlu ada rasa untuk mendasari hubungan Tidak perlu pakai hati ketika bersama dan tidak perlu ada 'kasih' dibalik teman. Kita sudah usai semenjak kala itu. semenjak kalimat itu keluar diantara kita. Kuharap kata itu tidak kembali keluar untuk kedua kali Apalagi kalimat untuk memulainya. Kuanggap semuanya selesai. -NAD

Ilusi

Disebuah taman sore hari ini aku sendiri. menatap beberapa pasang mata yang sedang saling menyorotkan cinta. Mendengar beberapa kekehan dari sejumlah pasangan yang berbahagia. Semilir angin meniup beberapa anak rambutku. membuatku menyisipkannya kembali. menghentikan kegiatan melirik sekeliling. Aku tersenyum merasa bangga pada diri sendiri. mungkin aku sekarang kesepian, dan mereka berbahagia. Tapi tunggu saja beberapa malam, atau beberapa bulan purnama datang, mereka itu juga akan menemaniku dalam sepi.  Tunggu saja. -NAD  ****** Asap kopi hangat tersaji rapi dipagi hari mengepul panas,  melenyapkan dingin.         Asap kita bertemu,         Seakan berbalas dendam,        Pada jarak yang menghasilkan rindu. Sedangkan aku dan kamu, Hanya diam, mengunci satu sama lain. Aku menatap lurus tepat ke manik matamu. Namun seketika, aku mengedip. Dan kamu,  Hilang ditempat. "A...

Akhir (?)

Selamat tinggal untuk kamu yang masih disini yang sebentar lagi beranjak menjadi masa lalu ku yang sebentar lagi namanya sedang kuusahakan menghilang Yang bayangannya tak lama lagi aku lenyapkan Dan suaranya yang tak lama lagi aku senyapkan. Aku akan melupakan mu, aku yakin sesekali aku mengingat mu itu tak apa kan? Kamu memang pantas untuk diingat Senyummu, dan semua perlakuan manis dan pahitmu untukku terlalu banyak untuk dilupakan. Aku menyisihkan mu bukan melupankanmu. Aku bersumpah, Akan terlalu banyak rindu yang muncul. Akan terlalu banyak air mata untuk kembali mengenangmu. Dan akan ada banyak senyum yang terukir jika mengingatmu. Kamu adalah bagian dari hidupku. Terima kasih sempat menjadi jalan untukku menuju masa depan. Kamu, Adalah pengisi waktu yang berwujud dimasa lalu Dan pengisi waktu yang berbayang di masa depan. -NAD