Ilusi

Disebuah taman sore hari ini aku sendiri.
menatap beberapa pasang mata yang sedang saling menyorotkan cinta.
Mendengar beberapa kekehan dari sejumlah pasangan yang berbahagia.
Semilir angin meniup beberapa anak rambutku.
membuatku menyisipkannya kembali.
menghentikan kegiatan melirik sekeliling.

Aku tersenyum
merasa bangga pada diri sendiri.
mungkin aku sekarang kesepian, dan mereka berbahagia.
Tapi tunggu saja beberapa malam, atau beberapa bulan purnama datang,
mereka itu juga akan menemaniku dalam sepi. 
Tunggu saja.

-NAD 


******


Asap kopi hangat tersaji rapi dipagi hari
mengepul panas, 
melenyapkan dingin.

        Asap kita bertemu, 
       Seakan berbalas dendam,
       Pada jarak yang menghasilkan rindu.

Sedangkan aku dan kamu,
Hanya diam, mengunci satu sama lain.
Aku menatap lurus tepat ke manik matamu.
Namun seketika, aku mengedip.
Dan kamu, 
Hilang ditempat.

"Ah ilusi lagi ternyata..." 

-Nad. 
Ilusi rindu dalam secangkir kopi.

Comments

Popular posts from this blog

Capek

Review buku (gagal)

Tak berarti