Posts

Capek

Eh, hai, halo semua. Selamat pagi, siang, sore atau malem. Sebenernya gua gak mau lagi banyak basa-basi di blog kali ini. Sesuai judul yang kalian baca diatas, iya, capek. Sebelumnya nih, kalian pernah gak sih ngerasa capek? capek disini tuh bukan cuma sebatas perasaan capek fisik, semacam kalian abis olahraga jauh lah, lari muterin lapangan, lari muterin desa, atau lari dari kenyataan. Tapi, capek disini tuh, perasaan yang seakan-akan udah males dan udah gatau lagi kalian harus perbuat apa. Iya tau, kok. Kalau kalian cerita ke orang lain, jawaban mereka tuh gak akan jauh dari kalimat, "Halah, lo aja yang lebay."  "Engga ah biasa aja." "Apasih, drama lo!" Wkwkwk, iya tau kok, kalian juga mungkin kalau baca ini akan bereaksi seperti barusan. Balik lagi ke topik awal, iya, gua lagi ngerasa capek banget. Belakangan ini gue kaya lagi diuji gak sih? Mulai dari praktek yang banyak masalah, lalu masalahnya seakan-akan kesalahan gua doang, disudutkan banyak...

PENULIS ga harus ada PEMBACA

Assalamualaikum! Hai kembali lagi ke blog aku. (Ntah buat siapa salam ini, karena yang baca aja belum tentu ada) Hari ini gak ada konten khusus atau ada penulisan khusus. Hari ini, aku cuma mau bahas soal pernyataan 'Penulis gabutuh pembaca' Atau lebih sering kalian denger tentang 'Gak semua tulisan ditujukan untuk dibaca'  karena memang IYA. Maksudnya tuh, bukan dengan sombong aku bilang penulis gabutuh kalian -para pembaca- tapi maksudnya,tuh, kadang aku sendiri pun menulis karena aku ingin menulis bukan karena ingin dibaca. Karena kembali lagi, tulisan itu ada karena sebuah kejujuran, keresahan dan sebagian besar idenya akan muncul begitu saja lalu, apa yang kita tulis sih dari aku sendiri ya, pasti lebih sering mewakilkan suasana hati ku saat ini. Karena emang kalo tulisan tanpa kejujuran itu rasanya SULIT BANGET. Dan kembali ke topik, pernyataan diatas itu sekali lagi aku setuju. Karena seperti yang udah aku bilang, tulisan akan menemukan pembacanya sendiri, ...

Namaku Mati

Namaku 'mati' Dipaksa hidup berkali-kali tetap mati.  Saban waktu pernah hidup hahaha-hihihi tapi ada diri yang tak pernah menghargai.  Diangkat dan dibanting sepenuh hati.  Hati.Hati.Hati.  Organ itu selalu saja diwanti-wanti.  Sakit lalu bangkit silih berganti.  Hampir sudah bangkit tak kuasa sebentar ya kembali sakit.  Kukira sembuh tapi seringkali kambuh.  Dasar tak tau diri, sudah dipersilahkan malah mengobrak-abrik.  Sekarang berantakan sudah.  Tak ada sisa.Tinggal nama. Karena sudah mati. 

Tak berarti

Dalam hidup, akan ada saatnya kamu mencapai titik tak berarti. Pada saat itu tidak akan ada yan membantu mu, mereka semua bahkan tidak peduli atau bahkan tidak tau apa yang sedang terjadi pada dirimu. Pada saat itu juga, kamu akan merasa bahwa tak seorangpun berdiri disebelahmu, tak akan ada yang membantu mu. Karena sesungguhnya, musuhmu adalah dirimu sendiri. Musuh sesunguhnya adalah pikiran mu sendiri. Kamu bisa dan kamu pasti bisa jika dirimu mau dan bersedia untuk bangkit. Tak ada masalah yang habis jika tak mau disudahi. Bahkan dengan mati sekalipun, duniamu masih penuh dengan sisa masalahmu.  Bergantunglah pada dirimu sendiri. Berharap lah pada dirimu sendiri. Bertumpu lah pada kedua kaki kekarmu. Hentikan sandaran pada insan yan bisa pergi sewaktu-waktu. Hidupnya, bukan hanya tentang mu. Mereka punya waktu yang harus dihabiskan. Dan pada saat waktu mereka habis, maka siapkan lah dirimu selagi saat itu belum datang.  Setiap orang punya rasa egois, karena aku, kamu...

Dunia baru

halo semua !! Balik lagi di blog gue. Kali ini gue akan bahas keputusan gue tentang ganti nama blog ini. Sebelumnya, kalau kalian ikutin tulisan gue disini, maka nama nya itu "Laung aksara" tapi karena satu dua hal, gue memutuskan untuk ganti nama menjadi nama gue sendiri. Karena salah satuh alasanya itu, ya biar secara luas aja kalau ini hasil tulisan gue sendiri dan kalau pake nama sebelumnya, itu terkesan isinya terlalu serius. Ohiya, gue juga baru ganti latar belakang laman blog gue. gimana? kasih komentar dibawah ya. Oke sekian dulu blog kali ini. Tataw!!!

Perkenalan

Halo semua, Assalamualaikum, Selamat pagi/siang/sore/malam. Terserah kalian mau pilih yang mana. Kenalin diri lo dong! Sebelumnya, perkenalkan nama gua Nadya, atau lebih tepatnya Nadya Amalia Meylani. Sebenernya nama gua ini gak ada artinya, tapi kalau kata ibu gua, dulu dia suka sama pemain sinetron yang namanya Nadya siapa gitu, entah gua lupa. Jadi, dari situlah nama Nadya berasal. Masuk akal gak sih? Kenapa bikin blog? Buat yang bertanya (kalau ada) kenapa gua buat blog kaya gini. Awalnya sih iseng karena gua  juga suka nulis tapi gak mau yang terlalu mikir berat, selain alasan itu gua juga ingin ngelatih kepenulisan gua. Ya walaupun mungkin disini gua cuma make bahasa sehari-hari, tapi karena kita sering nulis dari keresahan kita sehari-hari, mungkin gak sih kalau kita lebih terbiasa? Gua rasa sih iya, hehehe. Apa aja yang di bahas di blog lo? Oleh karena itu, gua bikin blog dengan beberapa bagian berbeda. Laman “Daily life” khusus untuk tulisan keseharian g...

Review buku (gagal)

Image
Halo semua, kembali lagi di blog keseharian gua kali ini. Jadi, sekarang gua mau ngasih sedikit review tentang novel yang gua baca, eh ralat 'yang gagal gua baca'. Foto novel yang akan gua bahas Nah novel ini itu judulnya Aksara. Penulisnya disini gak ngasih identitas nya dengan jelas, bahkan ada foto di halaman akhir, tapi foto nya hanya sebatas mata. tapi dari foto itu saya yakin itu cowo, serius. Sebenernya cerita ini itu pemilihan diksinya bagus, dan beberapa kata terdengar manis. Cuma, ya gitu, entah karena apa gue gak pernah bisa ngabisin ini cerita karena faktor ke-engga-ngerti-an gue itu. Buat yang yang suka baca dengan alur yang engga biasa, coba deh baca ini. karena kalian bisa dapet disnovel ini. Tapi sepenuhnya, gue gak pernah nyesel beli buku ini. Karena itu jadi tantangan juga buat gua wkwk. Oke, wasalamualaikum