Namaku Mati

Namaku 'mati'
Dipaksa hidup berkali-kali tetap mati. 
Saban waktu pernah hidup hahaha-hihihi tapi ada diri yang tak pernah menghargai. 
Diangkat dan dibanting sepenuh hati. 

Hati.Hati.Hati. 
Organ itu selalu saja diwanti-wanti. 
Sakit lalu bangkit silih berganti. 
Hampir sudah bangkit tak kuasa sebentar ya kembali sakit. 
Kukira sembuh tapi seringkali kambuh. 
Dasar tak tau diri, sudah dipersilahkan malah mengobrak-abrik. 
Sekarang berantakan sudah. 
Tak ada sisa.Tinggal nama. Karena sudah mati. 

Comments